Diposkan pada Kyuyoung

I Have To Do? Part 10


Title : I HAVE TO DO? PART 10
Author : CHO JIHAN
Length : CHAPTER
Rating : PG 16
Genre : MARRIED LIFE, SAD, HURT, ANGST, A LITTLE COMEDY
Main cast : CHOI SOOYOUNG, CHO KYUHYUN, CHO KYUNGSAN
Support Cast : PARK HANEUL, SEO JUH HYUN, LEE HYUK JAE
ANNYEONG HASAEYEO, aku datang bawa ff IHTD PART 10 nih.. Supaya gak pada bingung, aku mau bilang kalau di FF ini nantinya kan bermunculan cast baru. Untuk para readers yang mau baca dan setia coment di FF aku yang enggak jelas gomawo
SIDERSS GO AWAY!!!!!
WARNING : TYPO DIMANA-MANA

“ Haneul dan Seohyun adalah orang yang sama “
“ MWOO? “

“ Aku juga tak percaya tapi itu adalah kenyataanya Soo”. Eunhyuk berucap dengan nada lirih, ia tahu ucapannya pasti memberatkan Sooyoung. Tapi apa boleh buat hal yang pertama harus dilakukan nya adalah berkata yang sebenarnya agar wanita yang sudah di cap milik Cho Kyuhyun sahabat nya itu tahu dan bersikap waspada. Dia tak mau terlambat, Eunhyuk tak mau dia gagal lagi.
“ Apa..apa maksud mu Eunhyuk Ssi ? Kau bergurau, bukan? “. Sooyoung berkata dengan nada tak percaya. Tampak dari raut wajah nya yang tegang.
“ Aku serius. Aku datang pada mu agar tidak lagi terjadi kesalahpahaman antara kau dan Kyuhyun maupun kau dan Haneul. “ Jawab Eunhyuk.
“ Aku masih tak mengerti. Kau berkata Seohyun itu Haneul? Kau bercanda? Mereka berbeda. Aku tak kan pernah mungkin tinggal satu atap dengan wanita itu “. Tersirat emosi didalam nada bicara Sooyoung. Siapa yang tidak kaget? Tiba-tiba orang yang jarang kau temui bahkan dulu nya tidak dekat kini mengatakan hal yang membuat siapa saja tercengang jika mendengar nya.
“ Itulah kebenaran nya Sooyoung Ssi. Aku sudah memantau Seohyun dan hasil nya ini. Aku kaget ketika menemukan wajah yang berbeda. Aku mengorek informasi dengan 2 orang bodyguard ku dan akhir nya terbukti Haneul melakukan melakukan operasi plastik la- “
“ Lalu Haneul mengubah wajah nya menjadi wajah Seohyun? Kau fikir itu main-main Eunhyuk Ssi ? dan selama ini kau adalah orang yang disebut-sebut Seohyun sebagai penguntit itukan? “
“ Ne ? “. Kaget Eunhyuk
“ Kuberitahu pada mu. Kau bisa saja dilaporkan kepada pihak yang berwajib dengan alasan sudah mengganggu kehidupan pribadi orang Eunhyuk Ssi”
“ Kumohon tenangkan diri mu dulu. aku jujur! Aku memang menguntit Seohyun. tapi karena sesuatu yang penting yang sudah menjadi bagian tugas ku. Aku sudah berjanji dengan Kyuhyun Sooyoung ssi. Kyuhyun dan keluarga nya sudah terlalu baik pada ku dan saat nya aku membayar kebaikan mereka “. Eunhyuk berucap panjang lebar mengeluarkan semua unek-unek nya tentang kegigihan nya dalam mencari Haneul yang bahkan bukan siapa-siapa nya.
“ Kau salah Soo. Kalau saja aku tak menemukan mu disini, di daerah Gwang Ju ini ketika aku sedang memantau Seohyun. Mungkin aku tak akan datang dan mengatakannya pada mu disini. Kau tahu, aku sangat-sangat terkejut ketika aku melihat mu masuk kedalam rumah ini yang kuketahui bahwa ini rumah Haneul “. Lanjut Eunhyuk mengucapkan kata agar perbincangan berlanjut.
“ Ini rumah Ku Eunhyuk Ssi. Jika kau mencari informasi dengan benar pasti orang mengatakan ini rumah ku karena akulah pemilik nya. Aku lah yang membeli nya bersama Seohyun “. Sooyoung masih saja tak percaya apa yang dikatakan Eunhyuk. Walaupun hatinya sedang digerogoti perasaan gelisah tak menentu.
“ Soo..aku mungkin tak tahu bagaimana kau bisa bertemu dengan Seohyun dulu. tapi kau harus berhati-hati dengan orang yang berada didekat mu. Pepatah mengatakan Musuh mu adalah orang terdekat mu. Apa kau tak pernah berfikir? “ Seperti nya Eunhyuk mulai menunjukkan sisi dewasa nya. Ia berkata santai tanpa ada sedikit pun emosi atau kekesalan nya pada Sooyoung karena sudah tak percaya ucapan nya.
“ Aku.. aku.. “. Sooyoung seperti nya bingung harus menjawab apa. Memang sedikit aneh pertemuan nya dengan Seohyun dulu.
“ Aku ingin bertanya pada mu. Dimana Seohyun saat ini ? “. Inilah yang dari tadi ingin Eunhyuk ucapkan karena kelalaian nya selama tiga hari ini ia tak menemukan jejak Seohyun.
“ Dia pergi ke luar kota karna urusan kantor “. Jawab Sooyoung singkat karena tiba-tiba tubuhnya terasa lemas.
“ kemana? “. Tanya Eunhyuk yang sepertinya belum puas oleh jawaban Sooyoung.
“ Ke.. Ke .. ah! Aku tidak tahu. 2 hari yang lalu ketika aku baru sampai ia pergi terburu-buru dengan koper ditangan nya sampai-sampai aku lupa menanyakan kemana ia pergi “.
“ Shit!”. Umpat Eunhyuk.
“ Aku yakin dia ke Seoul. Aku mohon jangan terlalu percaya lagi dengan nya. Itu pesan dari ku. Ku harap kau mengerti Sooyoung Ssi. Seperti nya aku harus pergi sekarang. Terima kasih minuman nya dan aku minta maaf karena sifat ku yang terlalu tidak sopan pada mu. Aku pergi “
“ Eunhyuk Ssi”. Ucapan Sooyoung membuat langkah Eunhyuk terhenti. Dia baru saja ingin memutar kenop pintu untuk keluar tapi tiba-tiba suara Sooyoung menghentikan nya. Eunhyuk pun menoleh
“ Bisakah aku meminta nomor ponsel mu. Aku hanya-“
“ Aku tahu. Ini kartu nama ku. Ku harap kau menghubungi ku jika terjadi sesuatu. Jaga diri mu baik-baik adik ipar “. Eunhyuk memotong ucapan Sooyoung. Ia tersenyum lega karena seperti nya Sooyoung sudah sedikit mempercayai ucapan nya.
Brakk
Pintu tertutup meninggal Sooyoung yang masih tecengang ditempat adik ipar . Entah mengapa hatinya menghangat. Tiba-tiba ucapan Eunhyuk beberapa menit lalu terngiang di otak nya. Ia memegang keningnya yang terasa pusing akibat pikiran nya yang terlalu banyak. Banyak sekali memori yang terlintas difikiran nya dari mulai kisah manis nya bersama Kyuhyun dulu, kisah pahit nya yang dulu hingga sampai terjadi nya sekarang, kejadian dimana ia bertemu sosok polos Seohyun dan terakhir kejadian Dimana Eunhyuk datang dan mengatakan yang membuat kepala nya terasa ingin pecah.
“ Eomma Gwancana “ Tiba-tiba suara Kyungsan memecahkan suasana hening tadi
“ Eomma tidak apa. Bisa kau ambilkan Eomma air putih ? “. Ucap Sooyoung sambil berjalan tertatih kearah sofa untuk mengistirahatkan tubuhnya yang tiba-tiba drop.
“ Eomma ini air putih nya. Eomma sakit? Apa perlu Kyunggie telfon dokter ?”. Kyungsan sangat panik ketika melihat wajah Eomma nya pucat pasi.
“ Tidak perlu. Eomma ingin kyunggie memijat kepala Eomma. Bisa? “.
“ Tentu “. Kyungsan mulai mengambil tempat dimana ia duduk memangku Eomma nya dengan kedua tangan bergerak pelan berharap dengan pijitan kecil nya mengurangi pusing yang mendera di kepala sang Eomma.
“ Wahh pijatan nya enak. Eomma ingin tertidur rasa nya “. Ucap Sooyoung yang merasa lebih baik ketika merasa tangan kecil anaknya mengusap-ngusap kepala nya.
“ Jongmalyo? Kalau begitu Kyunggie senang “. Sooyoung hanya tersenyum merespon ucapan anaknya. Ia memejamkan mata nya berharap melupakan kejadian –kejadian tadi. Tapi bukan nya hilang kini ia malah teringat kejadian dimana ia bertemu dengan Seohyun dulu. sangat klise memang bahkan terlalu cepat untuk pendekatan tapi itulah yang terjadi antara dia dengan Seohyun dulu.
Flashback
Seorang yeoja tinggi semampai tampak sedang memandang kosong ke depan dengan bayi dalam gendongan nya. Ia bahkan tak menhiraukan hirau pikuk masyarakat kota di daerah yang bahkan belum pernah sama sekali di jelajah nya. Entah apa yang membuat nya memlih ke tempat ini. Ia bahkan tak mengenal satu pun orang di daerah Gwang Ju. Dia Sooyoung.. ia meratapi nasib nya yang menurut dia sangat menyedihkan. Sudah terhitung 10 bulan ia pergi meninggalkan Apartemen nya. Ya setelah pergi dari situ ia memilih mendatangi rumah sahabat nya Tiffany. Sahabat nya itu bahkan tahu bagaimana keadaan Sooyoung dan rumah tangga nya. Sooyoung berusaha bersemunyi ketika tahu bahwa Keluarga Cho sedang mencari nya tapi ia kecewa tak mendengar Kyuhyun bahwa ia juga ikut mencari diri nya bahkan ia mendengar dari orang sekitar bahwa Kyuhyun sudah bahagia dengan wanita selingkuhan nya.
Selama 10 bulan ini ia berada di rumah tiffany sahabat nya. Hidup nya merasa tak tenang. Ia lebih sering berdiam diri di rumah daripada keluar. Berulangkali Tiffany ingin mengatakan tentang keluarga Cho tapi Sooyoung menutup telinga nya kuat-kuat tak ingin mendengar apapun lagi yang ada sangkutpautnya dengan keluarga Cho. Karena merasa tak enak hati menyusah Tiffany sahabat nya ia pergi diam-diam kemarin dan disinilah tempat yang ia pilih. Gwang Ju..
Ia merasa kota ini yang paling aman ia tempati karena merasa bahwa tak ada orang yang mengenal nya bahkan tak mengenal kerabat Tn. Cho .
“ Hah! Eoteokkaji “
Sooyoung menghela nafas berat karena sudah hampir 4 jam ia mengitari daerah asing ini. Ia sudah mencari-cari tempat dimana ada Apartemen atau semacam nya. Tapi satu pun belum ada yang ia temukan. Karena merasa letih dan juga lengan yang pegal karena sudah mengendong Kyungsan berjam-jam. Ia lebih memilih duduk di halte bus.
Matahari sudah hampir kembali lagi ke tempatnya tapi sayangnya Sooyoung masih berada ditempat.
“ Aggashi Gwancanayo? “. Tiba-tiba dari arah samping terdengar suara orang seperti menanyakan dirinya. Mau tak mau Sooyoung mendongak.
“ Ah gwancanayo “. Sooyoung tersenyum mendapati gadis cantik kulit seputih susu berwajah polos menatap khawatir dirinya.
“ Jinja? Ini anak mu ? “. Tanya perempuan itu ketika mendapati seorang balita dalam gendongan Sooyoung.
“ Ye “. Seformal mungkin Sooyoung berucao dan berjaga jarak dengan orang yang tidak dikenalnya. Bagaimana jika orang ini akan melakukan kejahatan? Itulah kira-kira fikiran yang berada dalam otak Sooyoung.
“ Kau tak perlu takut dengan ku. Aku Seo Joo Hyun. Mungkin kau bisa memanggil ku Seohyun “. Seperti bisa mendengar apa yang Sooyoung fikirkan gadis ini malah memperkenalkan diri nya.
“ Jeongseomnida aku Choi Sooyoung “.
“ Kau terlalu formal pada ku Sooyoung Ssi. Kau sedang apa disini dengan membawa koper sebesar itu? “
“ Aku orang baru disini bermaksud untuk mencari tempat penginapan. Tapi sayangnya tak satupun ketemui tempat sepert i itu “.
“ Geurrae. Seperti nya kau salah menaiki bus Sooyoung Ssi. Tenang saja, aku akan membantu mu Sooyoung Ssi “.
“ Tidak perlu. Aku bisa mencari sendiri lagipula aku tak enak pada mu “. Tolak Sooyoung halus, sebenarnya masih tersimpan rasa waspada nya terhadap gadis di depan nya sekarang.
“ Kau tak perlu takut Sooyoung Ssi. Aku akan membantu mencari Apartemen yang bagus dan layak pakai hehehe “. Sooyoung hanya tersenyum ragu membalas ucapan Seohyun.
“ Tapi saat ini aku tidak bisa. Bagaimana jika besok saja? Kau menginap lah di rumah ku dulu. “
“ Tidak usah aku-“
“ Aku orang baik, Kajja kasihan anak mu. Ini musim dingin. Apa kau mau anak mu nanti kedinginan jika kau bersikeras untuk tetap disini ? “. Sooyoung terdiam, bagaimana pun ia merasa janggal atas kebaikan Seohyun. kalau tidak salah baru beberapa menit mereka berjumpa dan saling bertegur sapa. Tidak mungkin Seohyun langsung menerima orang yang baru dikenalnya begitu saja.
“ Ayolah! Tapi maaf Apartemen ku sangat kecil tak seluas yang kau kira “.
“ Memangnya kenapa? Lagipula lebih banyak orang diluar sana yang tak mempunyai rumah “. Ucap Sooyoung sambil berdiri merapikan barang-barang nya.
“ Ya salah satu nya kau “. Sooyoung memandang horor gadis di depan nya tapi di balas cengiran khas Seohyun.
“ Kajja “
Pertemuan singkat itu berakhir dengan kehidupan yang bahagia, mereka hidup sebatang kara. Yang Sooyoung ketahui Seohyun sama seperti nya tidak mempunyai orang tua lagi. Ia tak enak hati karena pernah mencurigai Seohyun orang jahat, selama mereka bersama Seohyun tak pernah berbuat sesuatu yang mencurigakan. Karena rasa kebaikan Sooyoung, ia mengajak Seohyun untuk tinggal di rumah baru nya. Bisa dibilang tidak besar bahkan terkesan sederhana tapi itu tak penting bagi Sooyoung asal tempat itu layak dan nyaman. Apa salah nya?
Flashback End

Tok Tok Tok

“ Masuk “.

Perempuan berpakaian formal membungkuk hormat. “ Sajangnim, saya sudah membawa orang nya untuk Anda”. Ucap nya sesopan mungkin.

“ Suruh dia masuk “. Suruh orang yang diperlakukan hormat tadi.

“ Algeuseumnida”. Wanita yang biasa di sapa Mrs. Park itu keluar.

Tak lama kemudian masuk lah sesosokwanita cantik dengan kemeja putih yang dilapisi dengan blazer bewarna biru gelap serta rok mini sebatas paha bewarna senada dengan blazzer yang ia gunakan. Senyum manis yang ia keluarkan membuat lelaki mana pun pasti akan tercengang jika memandang nya.

“ Annyeong Hasaeyeo Jeoneun Seo Joo hyun Imnida. Saya sekretaris baru Anda sajangnim “. Yeoja itu membungkuk hormat lalu tersenyum setelah memerkenalkan diri.

“ Silahkan duduk Seohyun Ssi “

“ Ye algeumseumnida “.

“ Mrs. Park tolong keruangan ku sekarang juga “. Ucap orang itu setelah mengangkat gagang telfon bewarna putih kemudian menutupnya kembali.

“ Beritahu dia apa –apa saja yang harus dia kerjakan dan beritahu dia peraturan-peraturan di perusahaan ini Mrs Park. Aku keluar ada urusan sebentar “. Orang itu berlalu dari meja nya kemudian keluar meninggalkan dua wanita yang kini sedang tersenyum canggung.

`Kau tak berubah Oppa’

~~~~

Tampak seorang namja sedang bergerak gelisah dalam duduk nya. Di dalam sebuah cafe tempat biasa ia nongkrong bersama teman-temannya ia tak memperdulikan orang-orang yang menatap diri nya yang saat ini terlihat aneh.

“ Hyung maaf aku terlambat “. Tiba-tiba dari orang samping datang seorang pria sedikit berjalan cepat karena merasa sudah terlambat.

“ Eoh kau sudah datang. Duduk lah “

“ Ne “

Asap mengepul keluar dari secangkir kopi panas, jika dilihat baik-baik tak ada yang dua orang manusia itu lakukan selain duduk diam dan melamunkan hal-hal yang menyebabkan mereka stres belakangan ini.

“ Kyu bagaimana pekerjaan mu “. Karena merasa jengah dan bosan akhirnya salah satu diantara mereka membuka mulut nya juga.

“ Biasa saja “. Ucap orang yang ternyata Kyuhyun.

“ ohh bagus lah “

“ iya, aku juga baru menemukan sekretaris baru ku “. Lanjut Kyuhyun sambil menyesap kopi panas yang mereka pesan beberapa menit lalu.

“ Memang nya Mrs. Park kemana? Kau memakai dua sekretaris sekaligus? “

“ Anni! Mrs . Park akan pensiun dua bulan kedepan. Jadi untuk sementara ini ya.. bisa dibilang dua juga “.

“ Itu sama saja, cish” Eunhyuk berdesis.

“ Arra “. Ucap kyuhyun terkekeh kecil.

“ kau tampak lebih baik “.

“ ne? “

“ Padahal seminggu yang lalu wajah mu seperti mayat hidup yang ditinggal mati istri nya “. Ledek Eunhyuk yang membuat Kyuhyun mengumpat tak jelas.

“ Aku sudah melepas rindu ku bersama nya. Lagi pula aku sudah berjanji pada nya akan menunggu dia datang dankembali ke pelukan ku”. Ucap Kyuhyun.

“ melepas rindu? Tidak mungkin ! “. Ucap Eunhyuk tak percaya.

“ Sebenarnya aku hanya mengeluarkan isi hati ku pada nya dari ponsel ya walaupun ia tak berbicara pada ku tapi aku yakin bahwa ia mendengar nya kemarin “

“ Geurrae ku harap hubungan mu dengannya membaik “. Ucap Eunhyuk lalu meminum kopi nya.

“ Kyu.. “.

“ Wae ? “.

“ Anni ! Eoh sampai mana pembicaraan kita? “ Sepertinya Eunhyuk tak berniat memberitahu dulu pada Kyuhyun. Ia harus mencari letak keberadaan posisi seohyun saat ini. Karena dari semalam ia bersama rekannya selalu kehilangan jejak.

~~~~~~~~

“ Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan bla..bla”

Klik

Sudah terhitung 10 kali Sooyoung sudah menelfon Seohyun tapi tak ada jawaban sedikit pun hanya suara operator yang menjawab nya. Ini membuat Sooyoung cemas setengah mati.

Pagi ini tiba-tiba ia memikirkan ucapan Eunhyuk semalam. Seohyun pergi ke Seoul untuk apa? fikir nya. Ia ingin menanyakan yang sebenarnya kepada Seohyun dan juga mengkhawatir kan keadaan Seohyun yang sudah hampir seminggu ini belum ada kabar.

“ Apa aku harus menghubungi Eunhyuk untuk menanyakan keadaan Seohyun? tapi itu tidak baik. Aku harus mengetahui nya dari Seohyun langsung “. Ucap nya sambil mondar mandir tidak jelas.

Tiba-tiba saja suara teriakan Kyungsan mengintrupsi kegiatan aneh nya itu.

“ Eomma sepatu ku Eoddiga? Kyungie tak menemukan nya “. Itulah kata yang diteriakin oleh Kyungsan membuat Sooyoung menarik nafas.

“ Coba lihat di lemari pakaian. Kemarin Eomma menaruhnya di situ “. Balas Sooyoung sedikit teriak sambil berjalan ke arah Kyungsan berada.

“ Sudah dapat ?” Tanya Sooyoung ketika menemukan Kyungsan yang sedang mencari-cari di dalam lemari.

“ Emmm.. ah dapat Eomma “.

Sooyoung menggeleng. “ Lain kali mencari nya dengan benar ya? Kajja Eomma sudah membuat kan mu sarapan “

“ Kajja”

“Eomma, hari ini bekerja ? “ Tanya Kyungsan setelah menepatkan dirinya di meja makan.

“ Besok Eomma mulai bekerja. Ayo dimakan nasi nya, nanti Kyunggie bisa terlambat ke sekolah,Palli”. Kyungsan mengangguk lalu mulai melahap habis makanan yang sudah disajikan untuk nya.

“ Hari ini Eomma akan mengantar mu kesekolah. Jadi Kyunggie tidak usah ikut naik bus sekolah pulang nanti”

“ Jinja? Kyunggie senang Eomma “. Ucap Kyungsan dengan senyum sumringah nya.

~~~~~~

Di sebuah ruangan mewah dipenuhi dengan benda-benda antik dan mahal serta lukisan dan ukiran yang indah kini tampak beberapa orang berada di dalam nya.

“ Tak sia-sia aku menemukan mu. Untung otak mu cerdas jadi aku tidak perlu mengeluarkan semua cara ku untuk menghaguskan keparat itu. “. Orang yang paling terhormat itu berucap sambil menyesap rokok yang sedang di pegang nya.

“ eoh Seohyun Ssi. Kau tak lupakan dengan tugas kita ? “

“ Aku tahu. Tapi kau janjikan ini semata-mata hanya untuk menghancurkan perusahaan Kyuhyun tak lebih kan? Aku juga mau mengingatkan janji mu agar masalah ini jangan sampai di dengar oleh Choi Sooyoung kakak angkat ku “. Ucap Seohyun dengan wajah yang tampak gelisah karena bisa saja orang besar di depan nya bermain di belakang.

“ Hahahahaha. Kau tenang saja, aku akan melakukan itu Seohyun Ssi “.

“ Syukur lah. Bisakah sekarang aku keluar. Ini sudah lewat jam makan siang Tuan Jung “.

“ Geurrae. Tampaknya kau sudah merindukan calon suami mu itu yaahh “ Ledek Tn. Jung sambil berjalan ke arah Seohyun.

“ Kau jangan bercanda tuan “. Sanggah Seohyun.

“ Kau tak perlu takut, jika kau memang menginginkan nya, kau bisa mendapatkan nya sekarang “

“ Jangan bermain-main dengan ku Tuan. Aku pergi “. Ucap Seohyun dengan emosi sambil melangkah pergi sebelum suara menghentikan langkahnya.

“ Aku yakin kau masih mengharapkan YeongHwa bukan? Bajingan itu sudah terbekam dipenjara akibat ulah nekat nya “. Seohyun mengepalkan tangan nya karena merasa ucapan Tn. Jung sangat tidak berperasaan.

“ Kau baj*ngan Tuan. Bagaimana bisa setelah kau menelantarkan Anak mu demi mendapatkan wanita lain sekarang kau berkata begitu? Kau memang Ayah yang paling durhaka melebihi orang paling durhaka. Aku yakin sampai sekarang pun kau tak pernah menjenguk Anak mu yang sudah 10 tahun menghilang “. Ucap Seohyun lalu berlalu meninggalkan Tn. Jung yang kini terpaku di tempat nya.

“ Apa beda nya kau dengan aku? dulu kita sama Haneul ssi. Sama – sama melakukan hal apapun untuk mendapatkan sesuatu yang belum kita miliki “. Ucap Tn. Jung sepelan mungkin

“ Seohyun Ssi kau atur ulang jadwal ku hari ini karena besok kita harus pergi ke Busan karena ada rapat penting di sana “. Ucap Kyuhyun sambil menyerahkan berkas-berkas nya pada Seohyun yang berada di depan nya.
“ Ye Algeseumnida Sajangnim “. Ucap Seohyun membungkuk lalu kembali ketempat duduk.
Ke Busan? Aku harus bertindak cepat. Mianhae Eonni ‘.
Setelah berjam-jam berkutat di dokumen-dokumen penting ini kini tiba waktu jam makan siang untuk para pekerja di perusahaan itu.
“ akhirnya..”. Ucap Seohyun lalu mulai merapikan dan menyusun berkas-berkas itu kembali. Ia berniat makan siang dulu sebelum melanjutkan pekerjaannya yang benar-benar menumpuk. Karena berada di ruangan yang sama wanita bermarga Seo itu dapat melihat Presdir nya yang masih saja serius oleh tumpukan kertas-kertas di depan nya. Entah darimana keberanian nya untuk menegur orang yang sering disapa Presdir Cho itu.
“ Chogiyo Sajangnim, apa Anda tidak makan siang ? “. Tanya Seohyun yang masih berada di posisinya.
“ Ye ? “.
“ Jeongseohamnida saya tidak bermaksud apa-apa. Saya hanya mengajak Sajangnim untuk makan siang “. Kyuhyun menaikkan alis nya
kenapa ada orang senekat dia ? ‘.
“ Baiklah. Sekretaris Seo kau bisa menunggu ku di bawah “.
“ Ah Ye Sajangnim “. Seohyun tak menyangka Kyuhyun mau saja diajak makan oleh nya. Bahkan tanpa penolakan sedikit pun bukan kah itu Aneh? Ia tahu Kyuhyun bukan baru hari ini, ia sudah mengenal Kyuhyun dulu.
~
Banyak karyawan yang berbisik-bisik ketika tanpa sengaja mereka melihat Presdir bersama sekretaris baru nya melewati kantor dan menuju ke bawah dimana ada kantin tempat untuk mengisi perut kosong.
“ Wahh Presdir Cho sangat cocok dengan sekretaris nya ya serasi sekali “
“ Menurut ku tidak. Bisa saja kan perempuan itu berniat jahat “
“ Wah benar juga, kasihan Presdir kalau hal itu sampai terulang kembali “
Begitulah kira-kira pembicaraan karyawan-karyawan di kantor itu. Bahkan ada yang mencibir kesel menatap Seohyun dari ujung kaki sampai ke ujung kepala.
~
Hari ini tepat dimana Kyuhyun bersama Seohyun akan berangkat ke Busan. Setelah berpamitan dengan kedua orang tuanya, lalu Eunhyuk Kyuhyun langsung tancap gas ke Bandara. Sedangkan Seohyun ia sudah berada di Bandara menunggu Kyuhyun. Ia duduk sambil memikirkan cara yang dilakukan nya agar perjanjiannya dengan Tuan Jung berakhir. Ia takut kalau perbuatannya diketahui oleh Sooyoung. Ia sudah berniat sejak dulu untuk berubah. Dan ruginya waktu malam dimana ia pulang lembur ia bertemu Tuan Jung yang mengakibatkan hal fatal seperti sekarang ini. Sebenarnya ia tak mau menuruti kemauan Jung keparat itu tapi seseorang membuatnya nekat. Ia yakin orang itu Lee Hyuk Jae orang yang selalu mengikutinya ketika pergi. Seohyun tahu karena ia merasa gerak-gerik dari orang itu mencurigakan dan ia merasa yakin setelah tanpa sengaja ia melihat wajah orang itu dan ternyata Lee Hyuk Jae.
Seohyun Pov
Aku kira Tuan Jung berbohong tentang identitas ku tapi sepertinya tidak. Selama ini aku merasa neraka selalu berada disamping ku ketika aku yakin kalau Eunhyuk sahabat bahkan kakak angkat Kyuhyun sudah mengetahui jati diri ku yang sebenarnya. Aku bahkan ragu untuk menunjukkan wajah ku kepada Kyuhyun tapi karena paksaan Tuan keparat itu akhirnya lancar. Sepertinya Eunhyuk belum bilang apa-apa pada Kyuhyun dan itu membuat ku masih bisa bernafas lega.
“ Seohyun Ssi “. Suara yang sangat familiar terdengar ditelinga ku.
“ Maaf menunggu lama Seohyun Ssi “
“ Tidak apa-apa Sajangnim “. Ucap ku lalu membungkuk ketika ia sudah berada di dekat ku.
“ Kajja, sebentar lagi jam penerbangan nya “.
“ Ye “ Aku pun mengikuti Kyuhyun dari belakang.
Setelah menaiki pesawat dan mencari tempat duduk, akusendiri mulai kalut ketika Kyuhyun juga duduk disamping ku. Andwae aku tidak boleh aku tidak mau lagi . kenapa hati ku berdebar ketika aku mencium aroma nya yang masih sama seperti dulu. Kyuhyun sudah duduk tenang disamping ku bahkan pandangan nya lurus ke depan. Aku yakin ia merasa kesepian karena Sooyoung Eonni sudah pulang ke Gwang Ju. Maafkan aku yang sudah pernah masuk ke dalam rumah tangga kalian Oppa. Maafkan aku. aku tidak berniat untuk mengulanginya lagi aku tak berniat.
DRRTTT DRRRTTTT
Deringan ponsel membuat aku mengalihkan pandangan ku dari Kyuhyun lalu dengan gerakan cepat mengambil ponsel yang berada di tas gengaman ku.
Eonni Calling
Mata ku membulat ketika menemukan nama orang yang baru saja kufikirkan.apa yang harus kulakukan aku tak mungkin mengangkat nya sedang Kyuhyun disamping ku. Deringan itu mati membuat ku bernafas lega tapi itu tak berlangsung lama ketika ponsel ku bergetar kembali.
“ Kenapa tidak kau angkat telfonnya ? “. Tiba-tiba Kyuhyun berucap.
“ Ah tidak apa-apa sajangnim. Lagipula sebentar lagi pesawat akan berangkat “. Ucap ku beralasan.
“ Hmm kau benar . pakai sabuk mu “.
Seohyun Pov End
~~~~~

Iklan

Penulis:

99 line suka musik,suka makan, hehehe

114 tanggapan untuk “I Have To Do? Part 10

  1. seohyun kayanya sayang banget sama sooyoung alias kakak angkatnya dan kayanya juga gamau bikin sooyoung sedih,kalo kyuhyun tau seohyun itu haneul kyuhyun bakalan gimana yaa?

    Suka

  2. yampun, udh sih ngikutin kata hati aja, terus jjur deh sama kyunya kalo ada org yg mau jahatin dia terus minta maaf sama kejadian lalu , gausah pake jahat2an lagi
    soo nya mana nih? kyungsan juga? duhileeh degdegan yah hahaa

    Suka

COMENT PLEASE.... SIDERS GO AWAY!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s